SELAMAT DATANG DI LTN NU (Lajnah Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama) KABUPATEN PRINGSEWU

Jumat, 20 April 2012

“Jama'ah thariqah harus dapat berkiprah nyata di masyarakat”


Pringsewu. Itulah salah satu pernyataan yang disampaikan oleh Habib Yahya - Ketua Jam'iyyah Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyyah Kabupaten Pringsewu ketika ditemui Pengurus LTN NU Kabupaten Pringsewu paska pembentukan kepengurusan baru Jam'iyyah Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyyah Kabupaten Pringsewu yang telah dilaksanakan pada 2 Maret 2012 di Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Jati Agung Kabupaten Ambarawa.
Pembentukan kepengurusan ini didasari atas sudah terbentuknya Pringsewu sebagai Kabupaten Independen yang terpisah dari kabupaten Tanggamus. Acara ini dihadiri oleh segenap pengurus Jam'iyyah Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyyah baik dari Kabupaten Tanggamus maupun Kabupaten Pringsewu serta tokoh masyarakat, haba'ib dan para badal thariqoh. Kepengurusan Jam'iyyah Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyyah Kabupaten Pringsewu masa hidmat 2012-2015 terbentuk dengan ketua  Habib Yahya Assegaf dan sekretaris Kurdin.

Dalam kesempatan pertemuan ini, Habib Yahya mengingatkan kepada seluruh Jama'ah Thariqah khususnya di Kabupaten Pringsewu untuk tidak hanya terpaku kepada amaliah wirid dan dzikir saja namun diharapkan dapat berkiprah atau da'wah bil hal ditengah-tengah masyarakat. Beliau juga mengingatkan kepada para warga yang ingin mengikuti Thariqoh untuk dapat memilih thariqah yang benar-benar jelas silsilahnya. Ini dikarenakan sekarang banyak sekali bermunculan thariqah yang tidak jelas asalnya. Jam'iyyah Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyyah yang merupakan salah satu badan otonom Jam'iyyah Nahdlatul Ulama akan mengarahkan warga untuk memilih thariqah yang benar-benar mu'tabaroh dan juga membina para jama'ah thariqoh lebih maksimal baik dalam amaliah wiridnya maupun amaliyah-amaliyah lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar